Showing posts with label Film Indonesia Tahun 2011. Show all posts
Showing posts with label Film Indonesia Tahun 2011. Show all posts

Wednesday, February 6, 2013

Kalung Jailangkung [2011] - Film Indonesia


Inilah film arahan sutradara kebanggaan kita *tapi bohong* di awal tahun 2011. gue punya kebiasaan kalo mau review film baru pasti nonton di hari pertama pemutarannya di jaringan 21. but i don't know, begitu tau nama sutradara dan bintang-bintangnya, entah kenapa gue mendadak males. Bawaannya mau muntah mulu. Tapi ketika baca postingan diblog temen sebelah kalo film om koya pagayo alias naya kali ini lumayan menghibur karena bergenre horror-komedi, well, rasa curiousity gue jadi tergali. Selucu apakah? Yakin kalo emang lucu?

Dengan niatan mulia ingin membuktikan, berangkatlah gue ke bisokop sendiri. Males ngajakin temen-temen gue yang sibuk mulu kalo diajakin. Dan menyesal kenapa nekat berangkat sendiri karena selain studio dipenuhi penonton, yang datang rata-rata bawa monyetnya (baca pacar ;red). Jelas banget kalo bikin gue iri #semacamcurhat

Dan setelah menyaksikan film kalung jelangkung secara keseluruhan. Gue pengen pingsan dengan berbagai alasan.

1. awal film sebenarnya udah dibuka dengan tolol. Apaan kali tuh acara lomba bengong? Scriptwriternya bisa aja bikin otak geser dikit. Tapi gue senyum. Iya senyum. Pas liat acara nari bareng ketika terdengar lagu dangdut. Well, nggak salah temen gue tuh yang udah review duluan. Tapi….

2. semenjak itu, rasanya gue rugi buat senyum. sumpah, senyum gue mubazir abis. You know what, setelah adegan dangdut tadi seperti biasa nayato mulai membanjiri penonton dengan cerita super dangkal penuh kebodohan binti maksa. Penampakan-penampakan gak ada tujuan, bahkan sebelum inti cerita dimulai: menemukan kalung ketika main jelangkung dikuburan!

3. proses menemukan kalung kok maksa ya, dimana tokoh keke ketakutan setelah liat jelangkungnya goyang dan berniat lari lalu berapa detik kemudian kembali lagi seolah tak terjadi apa-apa dan memungut kalung diatas sebuah nisan (eh, nisan apa tanah ya? Lupa)

4. akting semua pemain standar dan lagi-lagi nayato memakai jasa zaky zimah. Padahal jelas-jelas dia cuman menang ekspresi dengan lawakan super garing. Apa sih yang diharapin dengan akting ngelucu tapi nggak lucu ketika shock ketemu hantu? Dan itu hampir terjadi disetiap scene. yang gue jamin, nanti di film berikutnya, zaky akan kembali dipanggil untuk tampil norak. Nayato rupanya sangat gampang tertebak belakangan ini.

5. akting pemain utamanya geje. jelas, lupakan hal itu. dan semua bertambah sampah dengan akting bintang-bintang muda baru yang wajahnya nggak komersil. Gatau kenapa, ditahun ini pilihan nayato jatuh pada artis berwajah standar. Kemana kabar leylarey lesesne, smitha anjani, arumi bachsin yang sukses dia orbitkan?

6. dialognya diharapkan bisa mengocok perut tapi bagi gue, maksa. Dialog anak SMP super gahol. Dan parahnya beberapa orang di bioskop tertawa, hampir sebagian. Tapi nggak buat gue. Sumpah, gue cuman senyum diawal. Selebihnya mengutuk diri kenapa nekat nonton film ini.

7. seakan belum tahu kebiasaan nayato yang suka main hujan-hujannan, acara terbang melambay-lambay dari kasur, jalan lalu berhenti sebentar dan noleh kanan kiri, penampakan tanpa maksud dan tujuan, gue bersyukur gak ada adegan buka-bukaan seperti tradisi sebelumnya. tapi gue sempet blank karena penataan cahaya  sueper nggak niat. coz banyak scene yang gelap banget. apakah upaya meminimalis dana?

8. dan untuk meminimalis dana lagi, dipakailah lokasi yang sudah pernah digunain meski udah diatur sedemikian rupa tapi tetep terlihat kalo itu lagi-itu lagi. Seperti lokasi penginapan yang dipakai untuk syuting nakalnya anak muda dan hantu perawan jeruk purut. Juga lokasi kampus yang pernah jadi sekolah di beberapa film sebelumnya.

at least, rasanya gue udah males buat lanjutin mereview. Karena gue udah bosen nyaci maki om naya seperti di post-post gue sebelumnya. Dan karena gue lagi baik hati, maka gue kasi rating 1 buat kalung jelangkung. 1 karena sukses bikin gue senyum di awal-awal film. Gue bukan sentimen sama nayato mengingat banyak penonton heboh sendiri dengan joke-joke di kalung jelangkung. Tapi joke yang dia / scriptwriter berikan terlalu bodoh untuk membuat gue tertawa.

Rating: 1/10

http://www.smileycodes.info

Tuesday, January 22, 2013

Cewek Gokil [2011] - Film Indonesia


to be honest, awalnya gue udah ilfil duluan liat akting velove vexia sejak dia membintangi sinetron perdananya bareng raffi ahmad dimana jalan cerita tu sinetron ngejiplak abis film berjudul she's the man yang kemudian bertransformasi jadi olivia (dan parahnya, nama salah satu karakter cewek di film aslinya juga olivia. what the?! ngejiplak kok tolol kek gitu. nggak ada kreatif-kreatifnya). jadinya gue nonton film ini tanpa ekspetasi apapun. berharap ada bahan buat dicaci oke juga kayaknya. tapi setelah lihat keseluruhan film arahan rizal mantovani ini, gue langsung melongo. awesome, right. seenggaknya dari beberapa film yang membuka awal tahun 2011.

bercerita tentang keke, cewek smart berusia 19 tahun yang ambisius. lantaran trauma gara-gara satu kejadian pas nganterin jahitan nyokabnya hingga dikejar-kejar orang sekampung, keke jadi punya cita-cita sederhana binti mulia yaitu membelikan mobil untuk ibunya. biar dia nggak ribet pas disuruh-suruh gitu maksudnya. nah, karena udah tau semua sia-sia kalo dia cuman diem aja dan berharap ada hujan uang turun dari langit, keke pun berjibaku demi mewujudkan mimpinya. dari memperbanyak bacot sana-sini supaya jumlah downline MLM nya bertambah, nyari anak-anak SD yang mau les privat bahasa inggris di rumahnya, jual barang-barang kesayangan, ikutan kasting sinetron dan kerja jadi sales promotion girl sebuah apartemen demi sebuah mini cooper lucu yang bayarnya bisa diangsur. lalu, setelah semua yang dia lakuin tadi, apakah mini cooper itu bisa menjadi miliknya?

menurut gue, film yang baik itu adalah film yang bisa menghibur dan bikin penonton terjaga dari awal sampe akhir plus setidaknya mendapatkan bonus sebuah hikmah yang bisa dipetik selain hiburan semata setelah meninggalkan bioskop. dan cewek gokil ini, memberikan semua yang udah gue sebutin tadi. serius.

dari segi pemain gue beri standing applause buat debut velove vexia di layar lebar. dia emang gokil dan total dalam menjiwai karakter keke sampe gue nekat berasumsi sendiri kalo di luar film dia emang kek gitu. hahaha... sorry kalo sebelumnya gue sempet nge-judge elo yang iya-iya, sista. trus jajaran pemain lain juga gak kalah okenya dan bermain pas sesuai porsi kek tokoh dino yang diperanin syailendra soepomo. dimana dia jadi love interestnya keke di film ini. belum lagi endhita yang berperan jadi fitri, kakak keke yang kerja sebagai wanita penghibur.

nyawa film itu kan dari skenario. kalo skenarionya bagus, minimal film itu juga bakalan keren. dan gue acungin jempol buat scriptwriter film ini, ve handojo, yang keren banget merangkai adegan demi adegan. film ini tuh ngalir banget dan seru buat diikuti. malah ada scene yang bener-bener bikin gue sakit perut saking over gokilnya. sayang aja di tengah-tengah cerita ada intensitas yang nggak terjaga dan melemah, tapi tetep enak buat diikuti.

satu jempol lagi buat sutradaranya, rizal mantovani. dia sukses mengemas script dari ve handojo ke dalam bentuk visual dengan baik dan enak dilihat. dimana dia bisa mengarahkan penonton untuk tertawa bukan dari adegan slapstik murahan, tapi lucu karena situasinya emang kayak gitu. tapi sempet mata gue ble'e liat tata cahaya yang nggak pas sama sikon. bagian itu terlihat jelas pas scene dimana keke mikirin sesuatu di angkot setelah dimarahin bosnya gara-gara telat nangani calon pembeli apartemen. masa iya gitu, wajah keke putih banget kena sinar padahal ceritanya lagi sore hari. ditambah gambar yang memperlihatkan lalu lintas kota di tengah-tengah gedung dan diambil dari kejauhan dengan resolusi rendah  yang parahnya diulang berkali-kali. cukup mengganggu aja bagi gue.

gue suka sama tata musiknya. pemilihan lagu yang dijadiin soundtrack tuh enak-enak dan ngepas sama adegan. mungkin karena dari lagu-lagu yang udah akrab ditelinga kali ya, jadi feel yang pengen disampein bisa dapet banget. contoh kek scene di dalam taksi, dimana keke memandangi wajah ibunya, lalu terdengar lagu surga ditelapak kakimu dari gita gutawa mengalun, sumpah bikin mata gue langsung berkaca-kaca.

kayaknya gue kelebihan dosis muji film ini. padahal masih ada adegan gak jelas yang lumayan annoying selain hal teknis yang udah gue sebutin diatas. pertama scene ketika dino mengantar pulang keke setelah belajar nyetir. masa iya, baru kenal si keke udah main nyuruh cium dino gitu aja? apa nggak terkesan murahan. dua, kemarahan keke yang nggak beralasan ketika dino ingin menasehati kalo keke nggak pantes pake rok mini di mana hal itu berbeda sama prinsip yang dipegang ceweknya selama ini. tiga, proses cinta-cintaan antara keke dan dino yang super kilat. logikanya sih, ada juga love at the first sight atau apapunlah sejenisnya. tapi masa iya nggak bisa didetailin lagi konsepnya. masa tiba-tiba jadian gitu aja.

terakhir soal kata-kata yang dipake juga aneh dan out of date seperti "capcay fuyunghai capek deh". tahun kapan tuh istilah "capek deh" muncul? dan langsung maklum karena baru gue ketahui kalo film ini sebenarnya udah diproduksi tahun 2008 silam. tapi mesti rela rilis tiga tahun kemudian dengan alasan menyesuaikan selera pasar.

overall, cewek gokil adalah film yang sangat fun ditonton sekeluarga, very entertaining dan sangat remaja seperti sosok keke yang digambarkan lewat emosi dan kelakuan yang sangat teenager tanpa ada tambahan embel-embel budaya laknat imbas westernisasi. sarat moral tanpa kesan menggurui. dan poin terpenting, nggak ada adegan mesum-mesum nggak jelas yang membanjiri perfilman kita belakangan ini. semua sangat indonesia. nggak rela waktu filmnya mesti berakhir...

rating 6/10

http://www.smileycodes.info

Sunday, January 20, 2013

Pelukan Janda Hantu Gerondong [2011] - Film Indonesia


gue menulis postingan ini dengan perasaan campur aduk. pertama, menyesal karena menjilat ludah sendiri. dimana gue pernah bilang kalo gak bakalan nonton film terbaru produksi biang sampah perfilman Indonesia ini demi nenek gue yang udah tua kinclong lagi mukanya. Kedua, antara mau sedih ato bangga, karena untuk pertama kalinya dalam hidup, gue nonton film bang dheraaj di bioskop pada hari pertama penayangan serentak di jaringan 21. ketiga, rugi membuang duit sepuluh ribu perak cuma demi mantengin body cewek-cewek kurus kering, gak seksi dan kelebihan bobot yang dengan pedenya unjuk diri. sumpah, ngaca dong. hahaha... ups, sori sengaja nyindir. kenyataan emang pahit, gurlz.

1. pelukan janda hantu gerondong bercerita tentang...... mmm,tentang apa ya? udah ah, gak penting. secara yang jadi jualan film ini bukan ceritanya, kali. melainkan adegan buka-bukaan para tokoh cewek yang gak bohay. serius deh, bodi aida saskia tuh udah bergelambir kek emak-emak. blom lagi bodi indah kalalo yang kurus kering dan angel lelga yang, gitu deh. mending liat bokep. udah pemainnya oke-oke. aksinya to the point lagi. bukan adegan mesum niat gak niat kayak gini.

2. gue mau muntah melihat penampakan hantu disini yang over narsis dan sangat gak penting yang parahnya bikin jantungan karena kaget. bukan, bukan karena serem atau kemunculan yang seenak udel. tapi efek suara yang bikin shock dan memekakan telinga. beruntung keluar bioskop kuping gue gak budek. kalo sampe iya, gue bakalan tuntut kkd ke meja hijau.

3. make up hantunya bikin gue mencret. gue pikir lebih artistik di posternya dari pada make up dalam film yang norak jaya. meskipun sama-sama kayak tai sih. beruntung mata gue gak mengalami kebutaan. coba kalo iya, gue bakalan tuntut kkd untuk kedua kalinya.

4. akting pemain kesayangan om dheraaj; andreano philip dan angel lelga sangat flat. belom lagi pemain lain yang cuma keliatan niat kalo syuting adegan ranjang dan pamer punggung setelah buka BH. yang gue sayangin adalah kehadiran wulan guritno disini. gue yakin dia cuma pengen eksis aja. mumpung ada yang nawarin film jadi asal di ambil gitu. malesin banget deh.

5. skenarionya nyampah dengan dialog tidak bermutu dan ribet. itu terjadi ketika scene dr.lucas menasehati robby. pilihan kata yang di pake tuh berbelit, absurd dan gak nyambung. bikin gue pengen lempar ember berisi muntahan gue ke muka scriptwriter-nya. yang maunya sok pinter tapi gak becus bikin kata-kata. balik aja ke TK sono.

6. soal sutradara gak ada masalah dalam soal nge-shoot angle-angle. cuman banyak banget blopers yang terjadi. contoh nyata ketika scene pembantaian maksa bin tolol a la ruma dara. posisi mayat-mayat suka seenaknya berubah. dari yang awal disudut tembok tiba-tiba ada di pinggir. dari yang mati deket meja, ketika scene berganti mendadak jauh dari meja. gimana cerita mayat jalan sendiri?

7. banyak adegan gak penting yang di masukin dan harusnya gue maklum. ini film kkd kan? gak perlu gue sewot dan diperdebatkan lagi. kalo gak kayak gini bukan kkd namanya. iya nggak?

8. judul gak berhubungan sama isi cerita. setannya juga, ngapain gitu jadi nenek-nenek gak jelas. contoh konkritnya kek gini, masak iya ada suster mati diperkosa eh, setanya jadi macam hantu jeruk purut? kayaknya gak usah di debatin lagi deh. bikin capek. samain aja seperti point ke 7. udah, beres.

9. selain poster yang jiplak, hal paling anjing disini adalah ketika gue mengetahui kalo film ini memfoto kopi plot dan jalan cerita thriller bollywood berjudul 13B yang dibintangi madhavan. liat aja poster di bawah ini pasti sudah tergambar jelas. anjing! anjing! anjing!


10. ending film ini sangat annoying. kenapa tiba-tiba muncul sosok hantu kek di film-film jepang dengan rambut panjang kemana-mana dan nemplok di atap kayak cicak. maksud apaan coba? oh, lupakan...

11. pengen banget gue datang ke istana presiden lalu teriak "pak SBY buang bangsat ini ke negaranya. maksud gue kkd bukan si gayus! (lho?)"

bagi elo yang pengin buang duit dan milih nonton fim kancut ini daripada bokep, boleh lah, terserah lo. tapi gue gak mau nanggung efek samping yang bakalan lo derita selain onani di kamar mandi. wassalam.

rating -0/10

http://www.smileycodes.info

Lagi Hot